Para vendor menambah lapisan pengaman. Google memakai model User Alignment Critic yang memeriksa setiap aksi sebelum agen menjalankannya. Chrome juga mencatat tiap langkah dalam work log, dan pengguna dapat menghentikan agen kapan saja. Agent mode di Atlas berhenti dan meminta konfirmasi di situs sensitif seperti bank.
Biaya dan keandalan tetap menjadi kendala. Browser AI agent terus memanggil model bahasa untuk membaca kondisi halaman, sehingga konsumsi token membengkak. Tugas panjang yang dikerjakan satu agen juga memperbesar peluang gagal. Peneliti bahkan menemukan syarat serangan pencurian data lintas origin di Chrome dengan Gemini, Claude for Chrome, dan Comet.
Untuk tugas rutin seperti membandingkan harga atau mengumpulkan data, browser AI agent sudah layak dipakai. Pengguna tetap perlu mengawasi prosesnya dan memeriksa hasilnya sebelum mengonfirmasi pembayaran.
Simak ulasan lengkap dan berbagai topik seru lainnya hanya di bacatulisan.com