← Kembali ke artikel
Pendidikan • 15 Oct 2026 • 11 dilihat

Cara Membuat Daftar Pustaka Otomatis di Word, Google Scholar, dan Mendeley

Daftar pustaka otomatis bisa dibuat lewat Microsoft Word, Google Scholar, atau Mendeley. Artikel ini menjelaskan langkah tiap platform, perbandingan gaya APA, MLA, dan CMS, serta aturan pengurutan referensi.

Oleh Gevika

Bagikan artikel ini

Cara Membuat Daftar Pustaka Otomatis di Word, Google Scholar, dan Mendeley

Daftar pustaka otomatis bisa dibuat lewat Microsoft Word, Google Scholar, atau Mendeley. Simak langkah lengkap, perbandingan gaya APA, MLA, dan CMS, serta aturan pengurutannya.

Daftar pustaka otomatis membantu penulis menyusun referensi tanpa mengetik satu per satu. Cara ini menghemat waktu dan mengurangi kesalahan format pada skripsi, laporan, maupun buku.

Ada tiga platform yang bisa dipakai, yaitu Microsoft Word, Google Scholar, dan Mendeley. Setiap platform punya alur kerja sendiri. Di Indonesia, sebagian besar kampus memakai gaya penulisan American Psychological Association (APA).

Langkah di Microsoft Word dan Google Scholar

Microsoft Word sudah memiliki fitur sitasi bawaan, jadi penulis tidak perlu memasang aplikasi tambahan. Berikut langkah pembuatannya:

  1. Buka dokumen atau halaman daftar pustaka di Microsoft Word.
  2. Klik menu “Referensi” (atau “References” pada Word berbahasa Inggris).
  3. Pada kelompok sitasi, pilih “Style”, lalu tentukan gaya penulisan seperti APA.
  4. Klik “Insert Citation” di bagian Citations & Bibliography, lalu pilih “Add New Source”.
  5. Pada jendela “Create Source”, pilih “Type of Source” sesuai referensi Anda. Pilihannya meliputi Book, Book Section, Journal Article, Article in a Periodical, Conference Proceeding, dan Report.
  6. Isi kolom identitas sumber, lalu klik “OK”.

Ulangi langkah tersebut untuk setiap sumber. Word akan menyusun daftar pustaka secara otomatis.

Google Scholar atau Google Cendekia menawarkan cara yang lebih cepat. Penulis cukup mencari sumber, lalu menyalin format kutipan yang sudah tersedia:

  1. Buka scholar.google.com.
  2. Ketik kata kunci pada kolom pencarian untuk menemukan artikel atau buku.
  3. Klik ikon “Kutip” atau “Cite” di bawah judul hasil pencarian.
  4. Pilih satu format, yaitu MLA, APA, Chicago, Harvard, atau Vancouver.
  5. Salin teks format tersebut, lalu tempel ke dokumen Anda.

Cara ini tidak membutuhkan file PDF. Namun penulis harus menempel kutipan satu per satu ke dokumen.

Langkah Memakai Mendeley

Mendeley adalah aplikasi pengelola referensi yang terhubung dengan Microsoft Word. Penulis perlu memasang plugin lebih dulu agar daftar pustaka otomatis bisa muncul di dokumen. Ikuti langkah pemasangan berikut:

  1. Unduh aplikasi dari situs resmi mendeley.com.
  2. Buka Mendeley, pilih menu “Tools”, lalu klik “Install MS Word Plugin”.
  3. Klik “OK” pada dialog konfirmasi setelah proses selesai.

Pastikan Microsoft Word dalam keadaan tertutup saat plugin dipasang. Jika Word masih terbuka, proses pemasangan tidak berjalan dengan benar.

Setelah plugin terpasang, buka Mendeley dan Microsoft Word secara bersamaan. Lalu masukkan referensi dengan cara berikut:

  1. Klik kanan pada file jurnal, e-book, atau laporan berformat PDF.
  2. Pilih “Open With”, lalu pilih “Mendeley”.
  3. Pilih gaya penulisan pada tab “References” di Microsoft Word.
  4. Klik “References”, lalu pilih “Insert Bibliography” untuk memunculkan daftar pustaka.

Mendeley bisa membaca metadata file PDF secara langsung. Penulis tidak perlu mengisi data sumber secara manual seperti di Word.

Perbandingan Style dan Aturan Pengurutan

Mendeley mendukung berbagai gaya penulisan. Tabel berikut memakai satu buku yang sama, yaitu Filosofi Teras karya Henry Manampiring:

Gaya PenulisanContoh Format
APAManampiring, Henry. (2018). Filosofi Teras: Filsafat Yunani-Romawi Kuno untuk Mental Tangguh Masa Kini. Jakarta: Kompas Media Nusantara.
MLAManampiring, Henry. Filosofi Teras: Filsafat Yunani-Romawi Kuno untuk Mental Tangguh Masa Kini. Kompas Media Nusantara, 2018.
CMS (Chicago Manual of Style)Manampiring, Henry. 2018. Filosofi Teras: Filsafat Yunani-Romawi Kuno untuk Mental Tangguh Masa Kini. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Gaya APA paling sering dipakai dalam penulisan ilmiah di Indonesia. Jika dosen atau penerbit tidak menentukan gaya lain, pilih APA.

Selain memakai fitur otomatis, penulis harus memahami struktur baku daftar pustaka. Berikut aturan yang berlaku:

  1. Nama pengarang: tulis nama belakang lebih dulu, lalu nama depan.
  2. Tahun terbit: tulis di dalam kurung dan akhiri dengan titik.
  3. Judul buku: gunakan huruf miring (italic) dan akhiri dengan titik.
  4. Tempat terbit: tulis nama kota dan akhiri dengan titik dua.
  5. Nama penerbit: tulis setelah tanda titik dua.
  6. Pengurutan: susun seluruh referensi berdasarkan abjad nama pengarang atau penerbit.

Berikut perbandingan ketiga platform untuk membantu Anda memilih:

FiturMicrosoft WordGoogle ScholarMendeley
Kebutuhan aplikasiBawaan WordBrowser webAplikasi desktop dan plugin Word
File PDFData diinput manualTidak perluMetadata dibaca langsung dari PDF
Pilihan styleAPA dan gaya standar lainnyaMLA, APA, Chicago, Harvard, VancouverAPA, MLA, CMS, dan gaya kustom
Cara pakaiMenu Create SourceSalin dan tempelTombol Insert Bibliography

Pilih platform yang sesuai kebutuhan Anda, lalu manfaatkan daftar pustaka otomatis agar penulisan referensi lebih rapi dan cepat.