← Kembali ke artikel
Game • 28 Oct 2026 • 19 dilihat

Game Free-to-Play vs Premium, Mana yang Lebih Menguntungkan di 2026

Game free-to-play unggul di mobile dan pendapatan per jam main PC, sedangkan game premium masih menguasai Steam dan didorong GTA VI. Di Indonesia, mobile F2P mendominasi pasar game senilai sekitar US$2 miliar.

Oleh Gevika

Bagikan artikel ini

Game Free-to-Play vs Premium, Mana yang Lebih Menguntungkan di 2026

Laporan INDEF menyebut nilai pasar game nasional mencapai sekitar US$2 miliar pada 2025, setara Rp36 triliun. Pengembang lokal baru menguasai sekitar 5% dari total pendapatan itu. Sebagian besar pemain Indonesia masih memainkan game buatan luar negeri.

Pasar ini didominasi game mobile dengan model free-to-play. Pendapatan pengembang bergantung pada sebagian kecil pemain yang membeli item di dalam game. Risiko tersebut perlu dihitung sebelum memilih model bisnis.

Garena menjadi contoh keberhasilan model ini. Pendapatan segmen Garena sepanjang 2025 mencapai US$2,41 miliar, naik 26,2% dibanding 2024. Sea Limited menyebut Free Fire tetap menjadi salah satu game mobile dengan pemain terbanyak di dunia.

Dalam persaingan game free-to-play vs premium di Indonesia, mobile punya porsi paling besar. Mobile menyumbang lebih dari 90% pendapatan industri game nasional. Pemain rela membeli skin dan battle pass di game seperti Free Fire dan Mobile Legends.

Dapatkan informasi terbaru dan artikel bermanfaat lainnya hanya di bacatulisan.com