← Kembali ke artikel
Olahraga • 15 Oct 2026 • 4 dilihat

Program Latihan Lari 5K untuk Pemula Selama 8 Minggu

Program latihan lari 5K untuk pemula selama 8 minggu, berisi jadwal bertahap dari lari-jalan ringan hingga simulasi 5 km, tips makan, hidrasi, pemanasan, latihan kekuatan, dan tapering agar tubuh siap dan cedera berkurang.

Oleh Gevika

Bagikan artikel ini

Program Latihan Lari 5K untuk Pemula Selama 8 Minggu

Ikuti program latihan lari 5K untuk pemula selama 8 minggu berdasarkan tinjauan dr. Patricia Lukas Goentoro. Lihat jadwal mingguan, pola makan, dan persiapan agar tubuh siap berlari.

Lari 5K adalah perlombaan lari dengan jarak tempuh sekitar 5.000 meter. Perlombaan ini diikuti atlet maupun pemula yang baru menekuni olahraga lari. Karena itu, pemula perlu menjalani program latihan lari 5K secara terencana sebelum hari perlombaan.

Lari termasuk olahraga high impact. Aktivitas ini membuat jantung dan otot kaki bekerja lebih keras. Tanpa persiapan matang, risiko cedera akan meningkat.

Dr. Patricia Lukas Goentoro menyarankan latihan bertahap selama sekitar 8 minggu. Pemula tidak perlu langsung berlari dengan kecepatan penuh. Berlarilah dengan kecepatan nyaman dan selingi dengan berjalan kaki.

Jadwal Latihan Lari 5K Selama 8 Minggu

Program latihan lari 5K untuk pemula ini berisi tiga sesi lari per minggu. Hari lainnya diisi istirahat, jalan kaki ringan, atau latihan kekuatan. Anda bisa menyesuaikan durasi dengan tingkat kebugaran dan pengalaman masing-masing.

MingguTujuanJadwal Latihan
1Membiasakan tubuh berlariSelasa dan Kamis: jalan kaki 5 menit, lalu lari ringan 1 menit dan jalan kaki 1–2 menit, total 20–25 menit. Sabtu: lari ringan dan jalan kaki bergantian 25–30 menit. Rabu: jalan kaki ringan.
2Menambah durasi lariSelasa dan Kamis: lari ringan 2 menit, jalan kaki 1–2 menit, total 25–30 menit. Sabtu: lari ringan dan jalan kaki 30 menit.
3Meningkatkan daya tahanSelasa: lari ringan 3–5 menit, jalan kaki 1–2 menit, total 30 menit. Kamis: lari ringan dan jalan kaki 30 menit. Sabtu: 30–35 menit. Rabu: latihan kekuatan ringan atau istirahat.
4Memperpanjang waktu berlariSelasa: lari ringan 5–8 menit, jalan kaki 1–2 menit, total 30–35 menit. Kamis: lari ringan 30–35 menit. Sabtu: lari dan jalan kaki 35–40 menit. Rabu: latihan kekuatan ringan atau istirahat.
5Mendekati jarak 5KSelasa: lari ringan 30 menit. Kamis: lari ringan 30–35 menit. Sabtu: lari atau kombinasi lari dan jalan kaki sejauh ±4 km.
6Menambah jarak dan daya tahanSelasa: lari ringan 30–35 menit. Kamis: lari dengan kecepatan nyaman 30–35 menit. Sabtu: lari atau kombinasi lari dan jalan kaki sejauh ±5 km.
7Simulasi lari 5KSelasa: lari ringan 30 menit. Kamis: lari interval kecepatan sedang 30 menit. Sabtu: lari atau kombinasi lari dan jalan kaki sejauh 5 km.
8Pengurangan intensitas (tapering)Selasa: lari ringan 20–30 menit. Rabu: jalan kaki ringan atau istirahat. Kamis: lari ringan 15–20 menit. Sabtu: istirahat atau jalan kaki ringan. Minggu: perlombaan lari 5K.

Pada minggu 1 dan 2, tubuh baru belajar menerima beban lari. Anda masih banyak berjalan kaki di sela sesi. Durasi lari bertambah sedikit demi sedikit agar sendi dan otot punya waktu beradaptasi.

Minggu 3 dan 4 melatih daya tahan. Waktu berlari terus diperpanjang, sementara kecepatan tetap ringan. Pada minggu 5 sampai 7, jarak latihan naik dari 4 km hingga 5 km penuh.

Minggu 8 mengurangi intensitas dan volume latihan. Tubuh mendapat waktu untuk memulihkan diri sebelum perlombaan. Dengan begitu, stamina dan kondisi fisik tetap bugar saat hari perlombaan tiba.

Persiapan Pendukung agar Latihan Berjalan Aman

Pola makan ikut menentukan kenyamanan berlari. Perbanyak karbohidrat kompleks, lemak sehat, dan protein. Batasi gula serta alkohol. Makanlah beberapa jam sebelum berlari agar proses pencernaan selesai dan perut tidak terganggu saat bergerak.

Minum air yang cukup untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar saat berkeringat. Pilih pakaian olahraga yang nyaman dan tidak terlalu ketat. Pakaian yang longgar memberi ruang gerak yang leluasa selama latihan.

Lakukan pemanasan sebelum berlari untuk menyiapkan otot dan organ tubuh. Setelah selesai, lakukan pendinginan agar intensitas tubuh turun secara bertahap. Anda juga bisa menambah latihan kekuatan seperti squat dan push-up pada hari jeda, misalnya hari Rabu.

Beri tubuh waktu istirahat yang cukup. Kurangi latihan jika Anda merasa kurang sehat atau mengalami nyeri. Tujuan program latihan lari 5K untuk pemula adalah kebugaran dan kesehatan jangka panjang, bukan mengejar kemenangan.